Jurnal Catatan Seorang Teknisi
Pada hari Kamis tanggal 9 April 2026, saya mendapat pesan WA dari seseorang yang mengatakan bahwa komputer di kantornya tidak muncul menu, Dia juga menanyakan apakah bisa datang ke kantor. Ini adalah pesan WA yang saya terima karena menyematkan nama jasa service komputer lapto di google maps. Ini jasa kelima yang saya terima yang menghubungi saya dari google maps setelah enam tahun nama toko atau jasa saya ada di google maps.
Saya kemudian menanyakan dimana alamat kantor Mbak, kemudian saya menyanggupi untuk datang ke kantor tersebut dan melakukan service atau perbaikan. Sesampainya di kantor, kemudian saya meminta untuk diantar menuju ke tempat komputer yang bermasalah. Ternyata komputer yang bermasalah adalah komputer yang biasa digunakan oleh kasir di kantor tersebut. Langsung saya menghidupkan komputer, kemudian komputer booting sampai login user, dan yang tampil hanya layar hitam dan krusor mouse putih. Krusor bisa bergerak bebas tapi tidak ada tampilan dekstop.
Saya mencoba melakukan task manager tetapi jendela task manager tidak juga terbuka, tampilan masih saja hitam. saya coba logout kemudian login lagi, tetap saja layar hitam. Kemudian saya langsung mematikan paksa komputer dengan menekan tombol power beberapa lama, dan menghidupkan lagi. Hasilnya sama saja. Setelah tiga kali mematikan paksa, masuk menu untuk melakukan automatic repair. Saya kemudian masuk ke menu advanced options dan mencoba untuk melakukan beberapa tools yang ada di menu advanced options.
Startup repair
Startup repair gagal tidak ada efek dan tidak ada yang bisa diperbaiki. Tidak ada dampak apapun setelah komputer dibooting ulang.
Uninstall Updates
Semua uninstall updates setelah dieksekusi juga tidak ada dampaknya, layar masih hitam dengan krusor mouse putih yang bisa digerakan dengan bebas.
System Restore dan System Image Recovery
Tools ini juga tida bisa dijalankan karena tidak ada file pendukung untuk menjalakannya.
Start-up Settings
Saya mencoba untuk masuk ke Windows Save Mode, setelah Save Mode dijalankan dan login ke user, tampilan sama saja, layar hitam dengan hanya tampil krusor saja.
Command Prompt
Ketika masuk jendela windows command prompt, saya kemudian mengecek isi dari drive C dan drive D. Ya dikomputer ini terdiri dari dua partisi drive C dan drive D. Semua file di drive C dan drive D masih bisa terbaca, kemudian saya bersiap dengan kemungkinan terburuk ya itu harus menginstall ulang sistem operasi windows 10 di komputer ini. Maka saya melakukan backup file yang tersimpan di drive C, terutama di folder Documents, Downdload, Pictures dan Dekstop.
Saya mulai menyiapkan folder Backup_C di drive D, kemudian mulai mengkopi semua file dan folder tersebut di atas ke folder Backup_C di driver D dengan perintah XCOPY. Saya cukup familiar dengan perintah-perintah di command prompt karena saya adalah generasi yang masih menemui disket dan CD walaupun sudah diakhir masa penggunaannya.
Selain Folder-folder yang biasanya digunakan untuk menyimpan data dan hasil download, saya juga melihat isi file Progam Files, Program Files x86, ProgramData, dan Appdata untuk melihat profram spesifik yang diinstal dikomputer klien, karena ternya komputer yang sedang bermasalah ini adalah komputer kasir, yang biasanya digunakan untuk transaksi penerimaan dan pengeluaran di kantor. Selain itu saya juga mengantisipasi andai saya ada program spesifik yang terhubung dengan perangkat khusus yang mungkin saja tidak saya miliki program tersebut.
File sudah dibackup, Program aplikasi khusus juga sudah, kemudian juga saya mencoba membackup driver yang mungkin saja berkaitan untuk mengenali perangkat khusus yang terhubung di komputer. Semua itu saya lakukan di jendela Windows Command Prompt.
Ketika sedang melakukan backup file, program aplikasi dan driver, klien juga meminta untuk mengecek (memeriksa) komputer di depan, kenapa tidak bisa terhubung ke internet, padahal sebelumnya bisa. Saya kemudian memeriksa komputer tersebut. Saya periksa kabel, saya periksa konfigurasi, kemudian saya juga meminta untuk ditunjukan dimana switch jaringan diletakan. Setelah itu saya menemukan kemungkin sumber masalahnya ada pada mikrotik yang terpasang. kemudian saya matikan mikrotik dan menghubungkan langsung kabel dari modem router ke switch tanpa melalui mikrotik. Dan masalah jaringan terselesaikan.
Saya coba menawarkan kepada klien untuk sementara menggunakan komputer depan. Klien setuju, kemudian saya bersiap memindahkan data penting dari harddisk komputer yang bermasalah ke komputer yang depan. Saya juga meminta ijin untuk membawa komputer yang bermasalah ke rumah untuk diperbaiki. Karena setelah melakukan berbagai cara untuk menemukan solusi, tidak juga berhasil setelah dua jam saya berusaha.
Proses pemindahan dan backup data telah selesai, dan percobaan memindahkan program khusus yang ada di komputer, selanjutnya mempersilahkan klien untuk mencoba komputer backupan melakukan transaksi atau pekerjaan seperti biasanya. Klien kemudian mencoba menjalankan aplikasi yang untuk bekerja hariannya, ketika waktu cetak laporan ternyata tidak bisa. Setelah saya cek ternyata butuh ada ekstensi khusus yang perlu dipasang untuk bisa mencetak dengan aplikasi tersebut. Kemudian juga mencoba menghubung perangkat khusus yang biasa terhubung dengan komputer kasir, setelah perangkat dihubungkan dengan kabel USB, dalam device manager tidak ada tanda bahwa ada perangkat keras yang terhubung. Meskipun saya sudah mencoba untuk mengcopykan driver yang saya duga sebagai drivernya juga tidak berhasil.
Selama proses backup data dan program, saya sudah memperkirakan bahwa harddisk masih layak digunakan karena tidak ada kendala dalam proses backup data, tidak pula lambat dalam prosesnya. Dugaan kedua saya, komputer hanya kehilangan tampilan user profile, atau menu profile dengan sebab yang tidak saya ketahui. Saya sudah mencoba membuat user profile baru ketika setelah selesai melakuan backup data dari driver C ke drive D melalui Command Prompt, tetapi ketika komputer direstart atau dijalankan ulang, user yang saya buat tersebut tidak tampil, dan hilang. Tapi saya masih penasaran, maka saya meminta ijin untuk memperbaiki komputer klien di rumah, dengan pilihan terburuk adalah install ulang dan format habis data di drive C.
Saya kemudian pamit, dan klien menghubungi atasannya. Atasan klien meminta untuk dibackupkan aplikasi khusus dikomputer tersebut, Saya katakan semua sudah dibackup, ada kendala satu bahwa ada perangkat yang tidak dikenali walaupun aplikasi khusus tersebut berhasil berjalan dengan saya copykan file programnya. Ini menjadi pekerjaan rumah tambahan bagi saya.
Melanjutkan perkerjaan rumah
Sesampainya di rumah, saya berfikir bahwa install ulang dengan format data merupakan pilihan terakhir. Maka saya mencoba untuk membuatkan user baru untuk membuka komputer klien. Saya akan mengerahkan semua sumber daya ilmu yang telah saya pelajari untuk membukanya. Karena saya masih penasaran dan yakin bahwa komputer ini hanya rusak user profile penggunanya saja. Saya harus mencari cara untuk bisa membuatkan user profile yang baru. Analogi saya komputer klien bermasalah ini seperti sebuah rumah, yang rusak di rumah ini hanyalah pintu masuknya saja. Sedangkan dalam rumah tersebut ada brankas yang menyimpan harta bagi pemilik rumah. Rumah selayaknya sistem operasi dalam hal ini windows 10, brankas selayaknya data dan program yang tersimpan dan berjalan didalamnya. Solusi menginstall ulang adalah pilihan terakhir dan terburuk yang saya pilih, tapi ini adalah pilihan yang paling mudah dan paling murah dan efisien waktu (cepat). Ini saya jadikan pilihan terakhir setelah semua sumber daya saya kerahkan untuk membuatkan pintu baru. Jika dihitung ongkos biasa, menginstall ulang seperti membangun ulang rumah tersebut katakanlah biaya seratus lima puluh juta, rumah berhasil dibangun diatas rumah lama yang terkubur dibawahnya dengan brankas (data) didalamnya. Bagaimana jadinya jika isi brankas tersebut nilainya lima ratus sampai satu milyar lebih. Maka saya memilih untuk mencoba membuatkan pintu baru, jika semua sumber daya sudah saya coba tetap tidak berhasil, maka install ulang adalah pilihan terakhir dan terburuk yang harus saya lakukan.
Percobaan 1 dengan Flashdisk Installasi Windows 10
Saya booting komputer dari flashdisk installasi windows 10 dan masuk menu repair your computer kemudian ke menu Troubleshoot lalu ke Command Prompt. Kemudian saya mencoba untuk membuat user baru dari jendela command prompt. User sudah dibuat dan group administrator, lalu restart booting dari harddisk. Blomm.... tidak ada user lain yang tampil ketika booting dan tampilan menu masih layar hitam dengan crusor putih. GAGAL!
Mencoba Automatic Repair
Saya masih penasaran saja, maka saya masuk ke mode Automatic repair dengan mematikan komputer paksa menekan tombol power beberapa detik sampai mati, dan menghidupkan lagi, kemudian mematikan paksa lagi, sampai tampilan automatic repair muncul dan memilih menu advanced options. saya mencoba lagi untuk masuh menu Command Prompt dan mencoba lagi membuat user baru dan memasukkan user baru itu ke group administrator. Kemudian saya restart lagi komputer dan BOOOMMM..... "Anda GAGAL!!!"
Automatic Repair dengan Command Prompt Gagal. Saya kemudian mencoba masuk lagi dengan Safe Mode. Saya mematikan paksa komputer beberapa kali hingga tampilan Automatic Repair muncul, kemudian pilih Advanced Options, lalu pilih Troubleshoot, lalu Advanced Options, Startup Setting dan Restart PC.
Untuk pilihan boot di Startup Setting, pilihan satu sampai lima GAGAL, hanya tampilan layar hitam dengan krusor mouse saja, dan tidak ada efek atau tampilan lain.
- Enable Debugging GAGAL, hanya layar hitam
- Enable Boot Logging GAGAL
- Enable Low-resolution Video Gagal
- Enable Safe Mode GAGAL
- Enable SaFe Mode with Networking GAGAL
- Enable Safe Mode with Command Prompt MASUK tampilan Command Prompt
Enable Safe Mode with Command Prompt
Setelah mencoba beberapa kali masuk dengan Safe Mode, masuklah saya ke Safe Mode with Command Prompt. Ada tampilan jendela Command Prompt, kembali lagi saya dipaksa bekerja dengan tampilan layar hitam dan hanya bisa menggunakan keyboard saja. Setelah sekian percobaan masuk safe mode, dengan untuk masuk satu mode saja saya harus booting komputer, nunggu sampai tampilan user login windows dengan tampilan hitam kemudian mematikan paksa. Hal itu cukup untuk menghabiskan waktu, hanya untuk rasa penasaran. Waktu itu jika untuk menginstallan ulang mungkin bisa mendapatkan dua kali installan ulang lengkap dengan softwarenya.
Kembali ke tampilan jendela Command Prompt di Safe Mode with Commmand Prompt, saya tidak langsung membuat user baru, karena setelah beberapa kali percobaan membuat user baru hilang setelah di restart. Saya kemudian melihat user yang ada. User di PC ada Administrator, user, guest, dan 2 user account yang saya tidak ingat, atau tidak penting. saya kemudian mencoba untuk mengaktifkan Administrator melalui perintah di jendela command prompt. setelah selesai mengaktifkan Administrator kemudian saya mencoba perintah control, Jebreetttt muncul explorer control panel. Dalam hati "Wah ini ada harapan ini!"
Rasa penasaran saya bertambah, kemudian saya mengetikan perintah "explorer" wah muncul jendela explorer. Semakin yakin saja ini ada harapan tertolong ini. Kemudian saya mencoba untuk log out, setelah log out di menu tampilan login sudah ada dua user account, Administrator dan user. Masih di Safe Mode saya kemudian login ke account Administrator, dan BOOMMMMM! PC menyiapkan tampilan desktop untuk Administrator. Saya tunggu dan saya ikuti langkah-langkahnya sampai masuk ke tampilan desktop account Administrator.
Setelah tampil Dekstop Administrator, saya kemudian restart PC untuk booting dengan normal. Ketika sudah sampai di menu login, sudah ada account Administrator dan saya login dengannya. Kemudian saya membuka jendela control panel dan mulai membuat account user baru untuk PC ini.
Membuat User Account Baru
Setelah muncul tampilan jendela control panel, kemudian ke menu user account, Manage another account, Add a new user. kemudian saya dibawa ke jendela computer management atau apalah itu, untuk setting user dan group. Merasa aneh dengan tampilannya? kok gak seperti biasanya, atau ini karena dari account Administrator, atau karena ada account aktif di PC ini yaitu Administrator dan user. Saya tutup jendela tersebut saya ulangi lagi langkahnya. ternyata sama saja, saya sudah saya mencoba membuat user account dari jendela Computer Management tersebut, tidak lupa memasukan user baru ke group administrator, dan membuatkan password untuk user baru. User baru saya beri nama DealerXXX (nama disamarkan, tapi beneran klien saya adalah dealer mobil). Saatnya mencoba user baru, PC kemudian saya logout, sampai pada menu login account. Alhamdulillah, user baru muncul, diklik kemudian masukkan kata sandi, dan TARAAAAA, menyiapkan user account DealerXXX, saya tunggu dan ikuti langkah-langkahnya, dan muncul dekstop dengan semua icon dan aplikasinya.
Dekstop untuk account DealerXXX sudah ada, kemudian saya melihat semua programnya, juga sudah dibuatkan di start menu. Saya kemudian memindahkan data dari Folder Document di account user ke Folder Document di account DealerXXX. Begitu juga file di Folder Download yang menyimpan download bukti transaksi dan lain-lain. Kemudian juga memindahkan file-file yang lain, saya pindahkan hingga account DealerXXX isi filenya sama dengan account user yang kehilangan tampilan user profile sehingga hanya tampil layar hitam.
Selesailah pekerjaan ini setelah enam jam percobaan ditambah dua jam sebelumnya, jadi delapan jam bekerja. Itu adalah harga waktu dari rasa penasaran, padahal jika diputuskan untuk install ulang mungkin cukup dua jam selesai.
Lampiran-lampiran
ini adalah perintah-perintah yang saya gunakan ketika bekerja dengan command prompt. Berikut ini adalah contoh perintah untuk membackup atau membuat salinan file dari folder Document di drive C:\ ke drive D:\ dengan membuatkan folder BACKUP_C di drive D terlebih dahulu.
xcopy C:\Users\user\Document D:\BACKUP_C\Document /s /e /i /h /t
Perintah lain yang saya gunakan antara lain:
dir untuk melihat isi direktorinya
cd untuk mengganti area kerja direktori.
md atau mkdir untuk membuat folder
rm untuk menghapus atau menamai ulang direktori.
md D:\BACKUP_C
net user perintah yang digunakan untuk melihat user aktif. Bisa juga digunakan untuk mengaktifkan user administrator untuk emergency seperti kasus saya ini.
net user Administrator /active:yes
Setelah account administrator aktif, selanjutnya tinggal login memakai account administrator untuk membuat account user baru, setelah account user baru selesai dibuat, ada baiknya account administratornya dinonaktifkan lagi untuk keamanan. Cara untuk menonaktifkan yaitu dengan mengganti /active:yes menjadi /active:no diakhir perintah net user administrator.
selain itu perintah pendukung untuk back driver.
dism /online /export-driver /destination:"D:\BackupDriver"
Perintah alternatif untuk backup driver
pnputil /export-driver * "D:\BackupDriver"
Perintah untuk mengembalikan driver atau menginstall ulang driver yang telah dibackup.
pnputil /add-driver "D:\BackupDriver\*.inf" /subdirs /install